Senyum Mereka Kebahagiaan Kita Bersama


Doloksanggul (….)

Anak-anak disabilitas bukan untuk dikasihani tetapi dikasihi, karenanya mari bertindak sekecil apapun yang bisa kita lakukan dan ingatlah senyum mereka adalah kebahagiaan kita bersama. Demikian sambutan Ketua TP. PKK, Ny. Lidia Dosmar Banjarnahor pada peresmian Pusat Informasi dan Rumah Singgah Penyandang Cacat di Doloksanggul, (15/1)

Keberadaan Pusat Informasi dan Rumah Singgah ini sangat kita butuhkan untuk mempermudah pelayanan, baik pelayanan informasi bagi anak-anak kita yang berkebutuhan khusus ataupun pelayanan berupa pendidikan, keterampilan serta terapi. Selama ini, kita harus pergi ke rumah-rumah dan mendata masyarakat yang berkebutuhan khusus sehingga tidak bisa menjangkau seluruh masyarakat Humbang Hasundutan karena keterbatasan orang-orang yang memberi perhatian terahadap mereka.

Sejauh ini kita sudah menyekolahkan 3 (tiga) orang anak-anak kita yang berkebutuhan khusus di Jakarta dan akan memasuki perkuliahan. Mereka sudah bisa mandiri dan berkarya seperti membuat souvenir seperti yang saya bawa saat ini, Ujar Ketua TP. PKK Ny. Lidia Dosmar Banjarnahor.

Mengakhiri sambutannya, Ketua TP. PKK Ny. Lidia Dosmar Banjarnahor menyampaikan terimakasih kepada masyarakat yang memberikan perhatian terhadap mereka yang berkebutuhan khusus. Terimakasih kepada Children of Sumatra dan Adventure AID yang datang dari Ingris terutama kepada Ibu Lasma Sihite yang mengabdikan dirinya untuk pelayanan anak-anak disabilitas.

Sementara itu, Lasmawati Sihite yang sudah mengabdikan dirinya selama lebih kurang 20 tahun untuk anak-anak disabilitas menyampaikan, masih banyak anak-anak yang terlentang di dusun-dusun, tak berdaya tidak ada yang memperhatikan. Sekarang jangan lagi mereka tersembunyi, mari kita bergandengan tangan untuk mendukung mereka.

Pada kesempatan itu, Katie Pavett dari Children of Sumatera dan Adventure AID kepada media menyampaikan mereka datang khusus untuk bertemu dengan mereka yang menyandang disabilitas. Children of Sumatera khusus untuk mereka yang cacat sumbing, kita sudah melakukan operasi sumbing untuk 100 orang dan akan dilaksanakan lagi pada bulan oktober ini untuk 70 orang di Rumah sakit Harapan Jaya.

Dalam group kami yang datang saat ini bukan hanya dari Children of Sumatra tetapi dari Adventure AID. Kami datang 16 orang, sehingga bawaan kami terbatas karena untuk 1 orang dibatasi hanya 20 kg, kami membawa tongkat, alat pendidikan dan baju-baju.

Dalam laporan tertulis panitia bahwa, berdasarkan data Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Kabupaten Humbang Hasundutan tahun 2013 terdapat 1050 orang penyandang cacat fisik yang terdiri dari 537 laki-laki dan 513 perempuan dimana tersebar di 10 kecamatan diseluruh Kabupaten Humbang Hasundutan.

Adapun tujuan didirikannya  Pusat Informasi Pelayanan dan Rumah Singgah Penyandang Cacat ini adalah menjadi tempat mendapatkan informasi tentang keberadaan para penyandang cacat, menjadi tempat bimbingan dan konsultasi serta penyediaan informasi penanganannya, menjadi tempat persinggahan bagi penyandang cacat yang akan berangkat ataupun kembali dari rehabilitasi, menjadi tempat pembinaan, pelatihan dan terapi bagi penyandang cacat serta menjadi tempat pertemuan penyandang cacat dan orang tua dalam berbagi pengalaman.

Usai peresmian, para disabilitas mendapatkan berbagai kebutuhan seperti tongkat, alat-alat pendidikan, alat-alat bermain serta baju. Yuli Sibarani (16)  yang terlihat masih seperti anak berumur 6 tahun sangat senang dan tersenyum memperoleh boneka yang diberikan oleh panitia. (rel/ST/ Kominfo)