Wakil Bupati Humbahas Saut Parlindungan Simamora Sampaikan Nota Pengantar P-APBD 2017


Wakil Bupati Humbahas Saut Parlindungan Simamora menyerahkan nota pengantar P-APBD 2017 kepada Wakil Ketua DPRD Humbahas Jimmy T. Purba disaksikan Ketua DPRD Humbahas Manaek Hutasoit, AMd

Doloksanggul-Wakil Bupati Humbahas Saut Parlindungan Simamora sampaikan nota pengantar rancangan Perda tentang P-APBD (Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kabupaten Humbahas TA 2017 dalam rapat paripurna, Selasa (27/11) di gedung DPRD Humbahas.

Wakil Bupati Humbahas Saut Parlindungan Simamora menjelaskan P-APBD dilakukan karena perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi KUA. Keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antar unit organisasi, antar kegiatan dan antar jenis belanja. Keadaan yang menyebabkan sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya harus digunakan  untuk pembiayaan dalam tahun anggaran berjalan. Kemudian keadaan darurat dan keadaan luar biasa. Penyusunan program yang dituangkan ke dalam P-APBD diarahkan untuk sinkronisasi pergeseran anggaran dalam berbagai kegiatan yang ditujukan bagi kepentingan rakyat banyak berdasarkan prioritas kebutuhan baik menyangkut belanja tidak langsung maupun belanja langsung.

Penyusunan rancangan Perda tentang P-APBD telah disusun dengan mempedomani dan belanja daerah TA 2017 telah disusun dengan mempedomani peraturan yang berlaku termasuk KUA (Kebijakan Umum Anggaran) dan prioritas plafon anggaran sementara (PPAS) perubahan yang telah dibahas dan disepakati bersama antar eksekutif dan legislatif.

Plt. Sekdakab Humbahas Drs. AP. Marbun, MSi, Kabag Sumda Polres Humbahas Kompol Robinson Surbakti, Achmad AA, MH dan Pabung 0210/TU Mayor Junaedi hadir dalam rapat paripurna nota pengantar P-APBD 2017

Jumlah pendapatan APBD TA 2017 sebesar Rp. 959.094.075.688 mengalami kenaikan pada P-APBD menjadi Rp. 984.122.081.185 atau naik 2,61%. Kenaikan itu dimungkinkan antara lain karena kenaikan PAD (Pendapatan Asli Daerah) dari sektor lain-lain yang sah yaitu Rp. 28.392.405.648 naik menjadi Rp. 65.261.124.548. Kenaikan itu merupakan dana bantuan operasional sekolah dimana sesuai dengan petunjuk teknis penganggarannya dikelompokkan pada jenis lain-lain PAD yang sah. Sebaliknya proyeksi dana perimbangan mengalami penurunan dari semula Rp. 790.444.657.876 turun menjadi Rp. 755.405.348.506 atau turun 8,70%. Penurunan tersebut diakibatkan adanya kebijakan pemerintah untuk mengurangi pagu definitif DAU (Dana Alokasi Umum) secara nasional dan rasionalisasi ataupun penyesuaian panganggaran DAU yang tertunda TA 2016 yang sudah dianggarkan pada APBD 2017. Namun berdasarkan hasil audit BPK-RI dicatat sebagai bagian sisa lebih perhitungan anggaran tahun 2016.

Dalam nota pengantar itu, Wakil Bupati Humbahas menguraikan beberapa  pokok yang mencerminkan susunan rancangan P-APBD 2017. Pendapatan daerah yang dianggarkan APBD 2017 sebesar Rp. 959.094.075.688 mengalami kenaikan pada P-APBD menjadi Rp. 984.122.081.185 atau naik 2,61%. Belanja daerah dianggarkan Rp.  983.547.634.280 mengalami kenaikan pada P-APBD menjadi Rp. 1.069.099.025.125 atau naik 8,70%. Pembiayaan netto, dianggarkan Rp. 24.453.558.592 mengalami kenaikan pada P-APBD menjadi Rp. 137.823.894.698 atau naik 463,61%. Belanja tidak langsung adalah belanja yang dianggarkan tidak terkait secara langsung dengan pelaksanaan program dan kegiatan. Belanja tidak langsung TA 2017 sebesar Rp. 554.989.337.623, dalam P-APBD menjadi Rp.  568.809.321.368. Belanja langsung yang diprogramkan TA 2017 Rp. 428.558.296.657, dalam P-APBD 2017 naik menjadi Rp. 500.289.703.757.

Rapat paripurna itu dipimpin Wakil Ketua DPRD Humbahas Jimmy T. Purba dan dihadiri Ketua DPRD Humbahas Manaek Hutasoit, AMd, Pabung Kodim 0210/TU Mayor M Junaedi Tarigan, Plt. Sekda Drs.  Augus Panuturi Marbun, MSi, Achmad Arzansah Akbar, MH dari Kejari Humbang Hasundutan, Kabag Sumda Polres Humbahas Kompol Robinson Surbakti dan lainnya. (rel/rhs/Diskominfo)